Skip to main content
cara mengatasi kontraksi saat hamil

Cara Mengatasi Kontraksi Saat Hamil

Cara Mengatasi Kontraksi Saat Hamil – Didunia kedokteran, istilah dari kram pada perut ketika hamil itu tak ada, yang ada ialah kontraksi saat hamil. Namun biasanya orang – orang mengucapkannya dengan istilah “sakit perut”. Kram perut ketika hamil itu hal yang normal, dapat terjadi saat awal kehamilan atau akhir kehamilan saat menjelang persalinan. Namun kram perut saat awal kehamilan inilah yang perlu dihati – hati sebab dapat menimbulkan terjadinya keguguran.
Sesudah masuk tahap trimester kedua dan selanjutnya, saat ada kontraksi itu adalah hal yang lumrah kalau hanya kontraksi selama 1 – 3 menit saja. Faktor ini disebabkan karena pertumbuhan pada janin cocok dengan usianya.
Hal apa saja yang menyebabkan adanya kontraksi saat hamil dan cara penanganannya?

1. Menangani kontraksi karena hubungan seks

Sesudah menjalani hubungan intim, umumnya perut akan terasa kram. Hal ini terjadi karena faktor kelelahan dan rangsangan yang bisa membuat perut merasa seperti kram. Berhubungan seks saat hamil itu tidak dilarang bahkan diperbolehkan tetapi harus tau batasannya.

2. Menangani kontraksi karena adanya kemungkinan keguguran

Kemungkinan terjadinya keguguran biasanya dicirikan dengan adanya kram pada perut saat hamil. Biasanya, kram perut yang terus – terusan dan ditambah flek ketika hamil itu menandakan bahwa Anda mengalami keguguran, jadi Anda tidak boleh meremehkan kram perut seperti ini, ada banyak faktor yang menimbulkan indikasi keguguran ini misalnya karena stress, kelelahan, atau kandungan Anda lemah. Jika memang seperti itu Anda tidak boleh melakukan aktifitas yang maksimal dan segera periksakan ke dokter kandungan.

3. Menangani kontraksi karena kenaikan tekanan darah

Ketika usia kehamilan sudah memasuki trimester kedua, biasanya ibu hamil akan mengalami hipertensi atau meningkatnya tekanan darah. Untuk menangani hal ini Anda tidak boleh terlalu banyak melakukan aktifitas dan perbanyak istirahat.

4. Menangani kontraksi karena kekurangan asupan oksigen ke rahim

Kurangnya asupan oksigen pada tubuh ibu hamil itu dapat menimbulkan rasa kram pada perutnya dan jika oksigennya tidak lancar ke rahim ibu hamil tersebut maka akan berdampak buruk pada janin yang sedang ia kandung. hal – hal yang menyebabkan kurangnya asupan oksigen ke rahim salah satunya adalah Faktor emosi, jika si ibu hamil sedang mengalami stress dan banyak pikiran maka akan sangat berpengaruh pada janin yang sedang ia kandung. Oleh sebab itu sering – seringlah berolahraga dan istirahat yang cukup serta jangan banyak pikiran. Dan jangan lupa untuk mencukupi gizi dan nutrisi Anda sebab itu juga dapat mengurangi energi yang dipakai oleh darah. Energi yang dipakai ini sangat penting sebab akan dipakai untuk mengantarkan oksigen dan darah dari jantung ke rahim ibu hamil tersebut.

5. Menangani kontraksi karena infeksi

Terkadang kram pada perut ketika hamil itu juga dapat diakibatkan karena infeksi seperti infeksi saluran kencing atau infeksi pada ginjal. Biasanya gejala yang muncul salah satunya adalah kram dan nyeri pada area bawah dan pinggul. Oleh karena itu, Anda harus banyak – banyak minum air putih sebab dengan banyaknya minum air putih dapat membuat Anda sering kencing sehingga racun dan bakteri – bakteri yang ada pada tubuh Anda akan keluar beserta air kencing Anda tadi. Dan jangan pula Anda menahan kencing Anda sebab akan menambah permasalahan di kemudian hari nanti serta periksakan ke dokter untuk penanganan yang lebih baik lagi.
Sekian artikel mengenai cara mengatasi kontraksi saat hamil, semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan Anda. – Cara Mengatasi Kontraksi Saat Hamil